pola tidur yang sehat membuat otak bekerja maksimal


Mendapatkan cukup tidur nyenyak mengembalikan pikiran dan tubuh, mempersiapkan baik untuk menghadapi tantangan yang terbentang di depan. Tanpa itu, suasana hati, konsentrasi, dan kinerja mental menderita. Dan menurut penelitian yang dilaporkan dalam Februari 2012 Harvard Pria Health Watch, tidur dapat benar-benar meningkatkan fungsi kognitif. Temuan ini menunjukkan bahwa bahkan tidur siang singkat dapat membantu meningkatkan belajar, memori, dan pemecahan masalah secara kreatif.

Tidur dibagi menjadi dua fase utama, rapid-eye-movement (REM) dan non-rapid-eye-movement (NREM). Tidur dimulai dengan negara NREM, yang berlangsung sekitar 60 sampai 90 menit, sebelum tidur REM kicks in Bermimpi adalah yang paling umum selama tidur REM, tetapi juga dapat terjadi selama tahap awal tidur NREM.

Sebuah studi 2010 Harvard menemukan bahwa bermimpi dapat mengaktifkan dan mereorganisasi materi baru belajar, meningkatkan memori dan meningkatkan kinerja. Sembilan puluh sembilan mahasiswa sehat dengan pola tidur normal dipelajari. Masing-masing sepakat untuk menghindari alkohol, kafein, dan obat-obatan untuk setidaknya 24 jam sebelum percobaan.

Setiap mata pelajaran menghabiskan satu jam belajar bagaimana untuk menavigasi melalui labirin-seperti tiga-dimensi yang kompleks puzzle. Setelah periode pelatihan, setengah dari siswa diizinkan untuk tidur siang selama 90 menit, sementara yang lain membaca atau santai. Setelah istirahat makan siang, semua relawan ditangani labirin maya lagi.

Satu-satunya siswa yang kinerjanya ditingkatkan secara substansial adalah beberapa yang bermimpi tentang labirin selama tidur siang mereka. Meskipun mimpi tidak benar-benar menggambarkan solusi untuk teka-teki, para peneliti percaya bahwa hasil menunjukkan bahwa otak bermimpi dapat mengatur ulang dan mengkonsolidasikan ingatan, sehingga menghasilkan kinerja yang lebih baik pada tugas-tugas belajar. Dan mimpi labirin terkait terjadi pada awal tidur NREM.

Selain studi Harvard ini, edisi Februari Harvard Pria Health Watch juga menyajikan tiga studi lain yang menunjukkan bahwa tidur siang dapat meningkatkan kinerja intelektual, setidaknya dalam jangka pendek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidur NREM bisa meningkatkan memori dan bahwa tidur REM dapat meningkatkan pemecahan masalah secara kreatif. Ini merupakan pendekatan dua langkah yang dapat membantu menjaga pikiran lebih tajam.

0 komentar:

Poskan Komentar