PENANGANAN CACAR AIR PADA ANAK


Cacar air merupakan penyakit pada kulit yang ditunjukan dengan bintil-bintil berwarna merah yang akan menjadi bintil-bintil berisi air, melepuh, dan keropeng yang dapat menyebar ke seluruh tubuh. Cacar air ini menyebabkan rasa gatal dan dapat menular dari seseorang ke orang lain. Anak dapat menularkan cacar ke orang lain dalam waktu 7 hari dan penularan tersebut bisa saja terjadi saat bintil-bintil cacar belum nampak. Akan tetapi diperlukan waktu 10-21 hari bagi anak tereserang cacar air setelah sebelumnya berdekatan dengan orang yang terserang cacar air. Ketika bintil-bintil sudah mengering, anak Anda sudah tidak lagi menularkan cacar air. 
Kebanyakan bintil-bintil cacar air akan hilang tanpa meninggalkan bekas setelah sembuh. Akan tetapi apabila anak Anda menggaruk cacar, hal ini dapat menyebabkan luka parut. 
Sebenarnya ada imunisasi untuk mencegah cacar air ini. Imunisasi ini diberikan ketika anak berumur 1 tahun atau lebih. Untuk lebih detailnya tanyakan mengenai imunisasi ini kepada dokter Anda.
Gejala
Gejala yang menyertai anak Anda ketika terserang cacar air yaitu antara lain:
  • Anak akan mengalami demam.
  • Anak akan tampak lelah, letih maupun lesu.
  • Akan nampak bintil-bintil merah yang lama-lama menjadi bintil-bintil berisi air.
  • Bntil-bintil baru akan muncul selama 3-5 hari.
Penanganan yang harus dilakukan
  • Mandikan anak dengan air dingin. Tambahkan secangkir soda kue pada air mandi untuk mengurangi rasa gatal.
  • Berikan Tylenol untuk menurunkan demam. baca petunjuk pemakaian untuk mengetahui dosisi yang tepat. Jangan berika Aspirin kepada anak-anak.
  • Potong kuku anak Anda, jaga agar anak tidak menggaruk bintil-bintil cacar.
  • Gunakan salep calamine pada bintil-bintil cacar untuk menghilangkan rasa gatal.
  • Jaga agar anak Anda tetap di dalam rumahdan jauhkan dari sinar matahari.

Segera hubungi dokter jika:
  • o Rasa gatal tidak juga hilang.
  • o Ada luka di bagian mata atau di bagian-bagian intim.
Anak mengalami masalah-masalah berikut:
  • Demam tinggi
  • Sakit kepala
  • Muntah
  • Batuk
  • Sakit leher
  • Mudah lupa
  • Anak merasa sakit ketika buang air kecill 
  • Bintil-bintil tampak meradang. Hal ini ditunjukan dengan: 
  • Keluarnya nanah.
  • Terjadi pembengkakan.
  • teraa sangat sakit
  • bintil-bintil memerah.
  • Anak Anda tidak mau minum dan buang air kecil lebih sediki dari pada biasanya.
  • Anak menderita demam setelah sakit 2-3 hai.

0 komentar:

Poskan Komentar